Peringatan Haul ke-2 K.H. Solahuddin Wahid

FAI UNHASY Memperingati Haul ke-2 K.H. Salahuddin Wahid

Zoom Meeting Peringatan Haul ke-2 K.H. Salahuddin Wahid

Tahun ini adalah genap dua tahun kepergian almarhum Dr. (HC). Ir. KH. Salahudin Wahid, beliau wafat saat masih menjabat sebagai rektor Universitas Hasyim Asy’ari Tebuireng, semasa hidup banyak prestasi yang telah beliau lakukan untuk mengembangkan kampus UNHASY, baik berupa bangunan fisik, peningkatan jumlah mahasiswa, jumlah prodi, kesejahteraan dosen dan karyawan, pengkaderan, dan teladan yang baik.

Fakultas Agama Islam merupakan salah satu fakultas di Universitas Hasyim Asy’ari yang merasakan perkembangan luar biasa tersebut saat beliau memimpin UNHASY, untuk itu FAI UNHASY sudah sepatutnya memperingati haul ke-2 beliau dengan cara bersama-sama membaca Yasin, Tahlil, dan Do’a, serta mengenang kiprah beliau di UNHASY agar civitas Fakultas Agama Islam bisa melanjutkan merealisasikan cita-cita beliau.

Acara do’a bersama itu dibuka oleh Fathur Rohman selaku Wakil Dekan Fakultas Agama Islam yang sekaligus sebagai host acara ini, kemudian dilanjutkan dengan sambutan yang disampaikan oleh Wakil Rektor II Drs. KH. Muhasin Ks. M.Ag yang dalam sambutannya menjelaskan apa yang beliau rasakan semasa mendampingi almarhum Yai Sola memimpin UNHASY sebagai rektor, dimana saat itu banyak perubahan baik yang terjadi, serta beliau juga menjelaskan tentang cita-cita para pendiri UNHASY yang menginginkan menjadikan orang benar itu pintar, maksudnya santri-santri yang sudah mengenyam pendidikan agama di pesantren juga harus mendapatkan pendidikan formal di tingkat perguruan tinggi. Beliau juga menjelaskan bahwa agar bisa memimpin organisasi dengan baik termasuk UNHASY orang harus bener, pinter, dan kober. Bener artinya tidak boleh khianat, harus amanah, tidak korupsi, dan lain-lain. Pinter artinya harus cakap dalam memimpin, dan kober artinya harus intens/istiqomah meluangkan waktu dalam mengurus organisasi.

Setelah acara sambutan dilanjutkan dengan pembacaan surah Yasin bersama yang dipimpin oleh Ustadz Ali Mahsun, M.Pd dan pembacaan Tahlil serta Doa dipimpin oleh Dr. Mu’at, M.Pd . Setelah itu acara dilanjutkan dengan cerita kenangan bersama almarhum Yai Sola yang disampaikan oleh Dr. Jasminto, M.Pd.I selaku Dekan FAI.

Ia menyampaikan bahwa kenangan bersama Alm. Yai Sola sifatnya lebih ke arah pribadi yaitu beliau sering dipanggil oleh Alm. Yai Sola untuk dimintai mensyarahi, memberi catatan komentar, dan catatan kaki beberapa artikel, terkadang juga Alm. Yai Sola mengirimi berita koran atau video agar dikomentari secara tertulis untuk kemudian dikirim kembali ke beliau dan beliau membacanya.

Ia juga menyampaikan bahwa sering dinasehati Alm. Yai Sola agar terus belajar, bahkan Alm. Yai Sola siap mendatangkan orang-orang yang dianggap pakar untuk diundang ke Tebuireng agar ia dan orang-orang pilihan di Tebuireng bisa ikut belajar juga, seperti mendatangkan Prof. Amin Abdullah, dan deretan rencana mengundang tokoh-tokoh yang lainnya.

Ia juga menyampaikan bahwa sering diberi amplop oleh Alm. Yai Sola yang di dalam amplop itu isinya bukan hanya uang tetapi juga berupa tulisan di sebuah kertas tentang beberapa judul buku, seakan ada pesan yang ingin disampaikan agar kamu beli buku-buku itu dengan uang ini lalu kamu baca atau pelajari. Ia pun melakukannya dan setelah beberapa saat, Alm. Yai Sola mengevaluasinya semisal bertanya tentang isi buku-buku itu, diajak diskusi dan lain-lain.

Acara pembacaan surah Yasin, Tahlil, dan Doa bersama dalam rangka haul ke-2 Almarhum Yai Sola itu dilaksanakan secara virtual melalui zoom meeting agar bisa diikuti oleh siapa saja dan di mana saja. Acara itu dilaksanakan pada hari Ahad tanggal 6 Februari 2022 pukul 19.30 s/d 21.00 an dengan diikuti oleh pimpinan, dosen, karyawan, mahasiswa, dan masyarakat umum.

Leave a Comment

Your email address will not be published.